Jelaha Gunung 4





Hai Tekhnopedia, kali ini saya akan share perjalanan saya untuk muncak ke Gunung Merbabu. Gunung ibarat saya adalah sebuah rumah singgah kedua setelah rumah sendiri :)
Mendaki gunung menbuat saya bisa memahami diri pribadi dan lebih dekat dengan Sang Pencipta. Bahwa, saya itu cuma kecil di mata Sang Kuasa. Tak patut untuk selalu menyombongkan diri dengan segala apa yang telah diperoleh.
Mendaki gunung membuat saya bisa belajar arti akan kehidupan. Bahwa :
 "  Hidup itu adalah sebuah Untaian Perjalanan, bukan dari suatu Tujuan Hidup..."

 Waktu pertama mendaki Merbabu, saya lewat Wekas Magelang yang rutenya beda jauh dengan lewat Selo. Asumsi waktu akan lebih cepat lewat Wekas daripada Selo. Kalau lewat Wekas, maka jalannya akan lebih menantang dan mayoritas akan naik ke atas dengan  bonus yang sedikit(istilah mengenai suatu daerah yang datar di area pendakian gunung).
Wekas merupakan alternatif bagi para pendaki yang pengen mengoptimalkan waktu tempuh mendaki agar lebih cepat ke Puncak. Selain itu, kalau lewat Wekas, ada suatu sumber air yang langsung bisa diminum disana. Keuntungan lainnya adalah, bisa secara satu jalan ke Puncak Sharif dahulu dan melewati Jembatan Setan sebelum sampai Puncak Kenteng Songo. Tetapi, ada juga kekurangannya kalau lewat Wekas. Yaitu, pemandangan alamnya kurang begitu banyak dibandingkan lewat Selo.
Pendakian Gunung Merbabu lewat Selo memberikan banyak sekali jepretan photo yang telah terkolaborasi dengan aplikasi pengedit photo (Instagram, retrica, dll). Sehingga pendakian lewat Selo akan membuat penuh memori kartu Anda.(hehehehehe) Saya jamin veiwnya lebih keren daripada via Wekas :)

Ini salah satu Field Report(FR) ke Merbabu #2 Maret 2015
Previous
Next Post »